Mengingat dampak yang
diakibatkan oleh perbankan syariah pada masa krisis ekonomi tahun 1998, yang
mana hanya perbankan syariah yang mampu bertahan dari colleps kebutuhan akan perbankan yang menjalankan sistem syariah
makin dianggap penting oleh perbankan-perbankan lainnya. Banyak bank-bank
konvensional yang membuka unit usaha syariah, dan bahkan ada juga perbankan
konvensional yang unit usahanya dulu bersifat konvensional sekarang memisahkan
diri dari induknya yang konvensional, seperti bank Mandiri Syariah misalnya,
induknya Mandiri dan unit usahanya Mandiri Syariah sekarang Mandiri Syariah
menjadi terpisah dari Mandiri.
Sistem
dari perbankan syariah memang sangat sesuai dengan apa yang telah tercantumkan
dalam Al-qur’an, dan Al-Qur’an menetapkan suatu hukum yang selalu sesuai dengan
perkembangan zaman. Porspek perbankan syariah sekarang semakin tinggi dan
pertumbuhan ekonomi juga meningkat secara signifikan, karena dalam sistem
syariah tidak mengenal yang namanya bunga melainkan sistem bagi hasil. Bunga
ditetapkan berdasarkan persentase
sedangkan bagi hasil keuntungan/margin yang akan diambil dilihat dari kegiatan
usaha yang dilakukan apakah menguntungkan atau tidak, apabila usaha mengalami
kerugian maka kerugian tersebut akan ditanggung bersama, begitu juga dalam hal
keuntungan.
Di
tahun 2016 ini hampir semua Perbankan di Aceh akan dikonversikan menjadi
perbankan syariah, dan akan terbuka kesempatan yang lebar bagi para lulusan
perbankan yang mengambil program studi sesuai dengan yang dibutuhkan di
lapangan kerja, khususnya bagi bank-bank yang nantinya akan menjadi syariah.
Jadi lulusan dari perbankan syariah akan sangat dibutuhkan khususnya di Aceh
ini. Di UIN Ar-Raniry telah dibuka prodi Perbankan Syariah untuk S-1 pada
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam , yang dulunya hanya D-III dengan akreditas “A”.
Pengajarnya langsung dari para praktisi-praktisi perbankan dan ahli-ahli
dibidang perbankan. Mengingat lulusan ini sangat dibutuhkan dimasa akan datang,
prodi Perbankan Syariah melakukan sistem penyaringan mahasiswa agar dapat
langsung bisa terjun ke lapangan setelah lulus dari Perbankan Syariah dengan
cara mengumpulkan mahasiswa-mahasiswa dengan nilai tertinggi dalam satu kelas,
dan akan selalu dilakukan penyaringan hingga menghasilkan bibit-bibit lulusan
yang benar-benar berkualitas, fasilitas laboratorium perbankan juga disediakan
guna mendukung proses belajar yang baik agar begitu terjun kelapangan dapat
terbiasa melayani nasabah dengan baik.
Prodi
Perbankan Syariah mengarahkan kita agar dapat membantu menerapkan sistem
syariah sepenuhnya dengan benar-benar syariah di Aceh tercinta dan
mengembangkan perbankan-perbankan syariah yang ada diseluruh Indonesia. Jikalau
kita mau, suatu saat kelak Bank Indonesia pun akan menjadi syariah Insyaallah, guna
kemaslahatan ummat dan dapat memajukan perekonomian negara. “ jika bukan
dimulai dari kita siapa yang akan menerapkannya untuk agama dan negara kita?”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar