Senin, 23 Mei 2016

"MENDELEY PENGOLAH DOKUMEN"



            Jika kita membuat suatu tulisan ataupun karya ilmiah, di akhir tulisan pasti kita mencantumkan daftar pustaka sebagai sumber yang menjadi acuan kita dalam karya tersebut. Biasanya kita membuatnya dengan cara yang manual dengan mengetik satu persatu daftar pustakanya, belum lagi bentuk penulisan daftar pustaka banyak jenisnya, jadi itu sangatlah merepotkan dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Kini zaman semakin canggih, berbagai software diciptakan untuk memudahkan pekerjaan kita dalam Berbagai hal agar menghemat waktu dan tenaga.
Mendeley merupakan salah satu software yang dapat mengelola daftar pustaka dengan mudah dan menyenangkan, dengan syarat bahan yang dikelola dalam bentuk PDF. Software ini sekarang juga tersedia yang gratis, jadi kita dapat menggunakannya tanpa harus bayar, untuk dapat menggunakannya kita harus mendownload terlebih dahulu softwarenya. Langkah-langkah untuk mendownload mendeley dapat dilakukan dengan cara berikut:
Proses Mendownload

Buka laman web http://www.mendeley.com/
Setelah laman terbuka, klik Create a free account.
Setelah diklik create a free account,kita diminta untuk mengisi nama depan (first name),
Nama belakang (last name) dan pasword yang mudah kita ingat lalu klik Get started.
                       

Setelah itu kita diminta untuk melengkapi profil yang berisi program studi dan status akademik, setelah kita lengkapi klik Finish:
               

Setelah mengisi data akan muncul layar seperti berikut, kemudian pilih dan klik Save File:


Setelah file disimpan, akan masuk pesan ke alamat e-mail yang telah kita masukkan tadi
Masuk ke-mail dan buka pesan yang dikirim oleh mendeley dengan subject Please confirm your e-mail address:

Akan tampil  Verify E-mail Address, klik untuk memverifikasi e-mail.

Setelah e-mail diverifikasi,proses registrasi mendeley selesai.
Mengoperasikan Mendeley
Untuk mengoperasikan mendeley setelah kita download, buka aplikasi mendeley desktop
                                        
            Setelah kita buka aplikasinya,kita akan diminta untuk memasukkan alamat e-mail dan password yang kita masukkan pada saat registrasi.


Proses registrasi selesai dan kita dapat mengoperasikan mendeley dengan mengklik dua kali icon mendeley desktop yang ada di layar
                       
Setelah itu kita akan menjumpai layar berikut:

A.    Menginstal Mendeley ke MS.Word
Biasanya setelah kita menginstal aplikasi mendeley,pada MS.Word juga akan secara otomatis terinstal. Apabila belum terinstal secara otomatis kita dapat melakukannya dengan:
Lihat pada layar menu mendeley klik menu Tools, setelah itu pilih Install MS Word Plugin
Mendeley akan terinstal pada MS Word kita
 
Untuk memastikan apakah mendeley sudah terintegrasi pada Microsoft Word, silahkan cek di ribbon Add-Ins pada Microsoft Word apabila sudah muncul tampilan berikut:
 
Atau munculnya tampilan mendeley pada ribbon references
D.    Pembuatan Kategori
            Pembuatan kateogri merupakan tahap pertama yang digunakan untuk mengelompokkan digital library kita sesuai dengan yang digolongkan. misalnya kita ingin membuat kategori berdasarkan nama jurnal, caranya:
ü  Silahkan klik menu create collection dibawah unsorted
ü  Kemudian ketikkan kategori seperti yang kita  inginkan. Misalnya misalnya kita ingin memberi nama categori academy of management jurnal, begitu juga untuk yang berikutnya
E.     Memasukkan digital library per file           
Mendeley desktop menyediakan berbagai fitur untuk membaca file PDF, atau biasa disebut metadata PDF dengan catatan tidak diproteksi oleh pemiliknya.Untuk membaca digital library melalu mendeley dekstop caranya sederhana,yaitu:
ü  klik menu Add Dokument
                           

ü  Lalu pilih dan klik add file. Kemudian pilih file yang ingin kita selektif, seperti berikut:
           

Tidak hanya per file, mendeley juga bisa membaca dokumen per folder, caranya:
ü  klik menu add document lalu pilih dan klik add folder
                                      
Setelah diklik, maka akan muncul tampilan seperti berikut:
ü  Lalu pilih dan klik OK.
Seperti pada contoh diatas, mendeley desktop membaca 120 file yang terdapat dalam folder yang kita pilih tadi.
F.     Membuat Referensi dan Daftar Pustaka
Jika file sudah kita masukkan, lengkapi data jurnal dengan mengisi kolom Authors, Journal, Year, Volume, Issue, Pages, Abstract, Tags, Author Keywords, dan URL sesuai dengan data yang ada, seperti berikut:
Untuk membuat sumber kutipan, buka file jurnal yang sedang Anda buat dalam format word, lalu klik ribbon References dan pilih dan klik Insert Citation kemudian akan  muncul pilihan, pilih dan ketik pada kolom  ‘Search by author, title or year in My Library’ referensi yang kita pakai pada kutipan tersebut setelah itu klik OK..
Untuk pembuatan daftar pustakanya, klik Insert Bibliography pada  ribbon References














Mengingat dampak yang diakibatkan oleh perbankan syariah pada masa krisis ekonomi tahun 1998, yang mana hanya perbankan syariah yang mampu bertahan dari colleps kebutuhan akan perbankan yang menjalankan sistem syariah makin dianggap penting oleh perbankan-perbankan lainnya. Banyak bank-bank konvensional yang membuka unit usaha syariah, dan bahkan ada juga perbankan konvensional yang unit usahanya dulu bersifat konvensional sekarang memisahkan diri dari induknya yang konvensional, seperti bank Mandiri Syariah misalnya, induknya Mandiri dan unit usahanya Mandiri Syariah sekarang Mandiri Syariah menjadi terpisah dari Mandiri.
            Sistem dari perbankan syariah memang sangat sesuai dengan apa yang telah tercantumkan dalam Al-qur’an, dan Al-Qur’an menetapkan suatu hukum yang selalu sesuai dengan perkembangan zaman. Porspek perbankan syariah sekarang semakin tinggi dan pertumbuhan ekonomi juga meningkat secara signifikan, karena dalam sistem syariah tidak mengenal yang namanya bunga melainkan sistem bagi hasil. Bunga ditetapkan  berdasarkan persentase sedangkan bagi hasil keuntungan/margin yang akan diambil dilihat dari kegiatan usaha yang dilakukan apakah menguntungkan atau tidak, apabila usaha mengalami kerugian maka kerugian tersebut akan ditanggung bersama, begitu juga dalam hal keuntungan.
            Di tahun 2016 ini hampir semua Perbankan di Aceh akan dikonversikan menjadi perbankan syariah, dan akan terbuka kesempatan yang lebar bagi para lulusan perbankan yang mengambil program studi sesuai dengan yang dibutuhkan di lapangan kerja, khususnya bagi bank-bank yang nantinya akan menjadi syariah. Jadi lulusan dari perbankan syariah akan sangat dibutuhkan khususnya di Aceh ini. Di UIN Ar-Raniry telah dibuka prodi Perbankan Syariah untuk S-1 pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam , yang dulunya hanya D-III dengan akreditas “A”. Pengajarnya langsung dari para praktisi-praktisi perbankan dan ahli-ahli dibidang perbankan. Mengingat lulusan ini sangat dibutuhkan dimasa akan datang, prodi Perbankan Syariah melakukan sistem penyaringan mahasiswa agar dapat langsung bisa terjun ke lapangan setelah lulus dari Perbankan Syariah dengan cara mengumpulkan mahasiswa-mahasiswa dengan nilai tertinggi dalam satu kelas, dan akan selalu dilakukan penyaringan hingga menghasilkan bibit-bibit lulusan yang benar-benar berkualitas, fasilitas laboratorium perbankan juga disediakan guna mendukung proses belajar yang baik agar begitu terjun kelapangan dapat terbiasa melayani nasabah dengan baik.
            Prodi Perbankan Syariah mengarahkan kita agar dapat membantu menerapkan sistem syariah sepenuhnya dengan benar-benar syariah di Aceh tercinta dan mengembangkan perbankan-perbankan syariah yang ada diseluruh Indonesia. Jikalau kita mau, suatu saat kelak Bank Indonesia pun akan menjadi syariah Insyaallah, guna kemaslahatan ummat dan dapat memajukan perekonomian negara. “ jika bukan dimulai dari kita siapa yang akan menerapkannya untuk agama dan negara kita?”




PERBANKAN SYARIAH



Mengingat dampak yang diakibatkan oleh perbankan syariah pada masa krisis ekonomi tahun 1998, yang mana hanya perbankan syariah yang mampu bertahan dari colleps kebutuhan akan perbankan yang menjalankan sistem syariah makin dianggap penting oleh perbankan-perbankan lainnya. Banyak bank-bank konvensional yang membuka unit usaha syariah, dan bahkan ada juga perbankan konvensional yang unit usahanya dulu bersifat konvensional sekarang memisahkan diri dari induknya yang konvensional, seperti bank Mandiri Syariah misalnya, induknya Mandiri dan unit usahanya Mandiri Syariah sekarang Mandiri Syariah menjadi terpisah dari Mandiri.
            Sistem dari perbankan syariah memang sangat sesuai dengan apa yang telah tercantumkan dalam Al-qur’an, dan Al-Qur’an menetapkan suatu hukum yang selalu sesuai dengan perkembangan zaman. Porspek perbankan syariah sekarang semakin tinggi dan pertumbuhan ekonomi juga meningkat secara signifikan, karena dalam sistem syariah tidak mengenal yang namanya bunga melainkan sistem bagi hasil. Bunga ditetapkan  berdasarkan persentase sedangkan bagi hasil keuntungan/margin yang akan diambil dilihat dari kegiatan usaha yang dilakukan apakah menguntungkan atau tidak, apabila usaha mengalami kerugian maka kerugian tersebut akan ditanggung bersama, begitu juga dalam hal keuntungan.
            Di tahun 2016 ini hampir semua Perbankan di Aceh akan dikonversikan menjadi perbankan syariah, dan akan terbuka kesempatan yang lebar bagi para lulusan perbankan yang mengambil program studi sesuai dengan yang dibutuhkan di lapangan kerja, khususnya bagi bank-bank yang nantinya akan menjadi syariah. Jadi lulusan dari perbankan syariah akan sangat dibutuhkan khususnya di Aceh ini. Di UIN Ar-Raniry telah dibuka prodi Perbankan Syariah untuk S-1 pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam , yang dulunya hanya D-III dengan akreditas “A”. Pengajarnya langsung dari para praktisi-praktisi perbankan dan ahli-ahli dibidang perbankan. Mengingat lulusan ini sangat dibutuhkan dimasa akan datang, prodi Perbankan Syariah melakukan sistem penyaringan mahasiswa agar dapat langsung bisa terjun ke lapangan setelah lulus dari Perbankan Syariah dengan cara mengumpulkan mahasiswa-mahasiswa dengan nilai tertinggi dalam satu kelas, dan akan selalu dilakukan penyaringan hingga menghasilkan bibit-bibit lulusan yang benar-benar berkualitas, fasilitas laboratorium perbankan juga disediakan guna mendukung proses belajar yang baik agar begitu terjun kelapangan dapat terbiasa melayani nasabah dengan baik.

            Prodi Perbankan Syariah mengarahkan kita agar dapat membantu menerapkan sistem syariah sepenuhnya dengan benar-benar syariah di Aceh tercinta dan mengembangkan perbankan-perbankan syariah yang ada diseluruh Indonesia. Jikalau kita mau, suatu saat kelak Bank Indonesia pun akan menjadi syariah Insyaallah, guna kemaslahatan ummat dan dapat memajukan perekonomian negara. “ jika bukan dimulai dari kita siapa yang akan menerapkannya untuk agama dan negara kita?”

LaTeX


Latex adalah sebuah pemograman yang berfungsi sebagai bagian utama dari sistem pengaturan teks yang menghasilkan dokumen atau publikasi teks yang matematis dan berkualitas.
A.    Langkah penginstalan LaTeX

Untuk  menginstal latex, kita dapat membuka laman mixtex.org/2.9/setup ataupun  Xm1math.net/texmaker setelah itu  ikuti proses penginstalannya sampai selesai, setelah itu baru kita dapat menggunakannya.

Rabu, 27 April 2016

Trik Pengemis Memenuhi Kebutuhan Hidupnya

“Zaman sekarang keadaan ekonomi semakin mencekik banyak orang, pekerjaan susah di dapatkan, untuk orang yang berpendidikan saja tidak ada lowongan apalagi untuk orang yang tidak punya pendidikan. Khususnya di Indonesia ini kejahatan banyak dipicu karena masalah ketidaksanggupan ekonomi. Adapun salah satunya masyarakat saat ini banyak mengandalkan perhatian dari orang lain, yaitu dengan cara meminta-minta. Untuk memperkecil jangkauan, saya akan membahas salah satu dampak dari ketidaksangggupan ekonomi bagi masyarakat yang malas berusaha yaitu para pengemis. Di Aceh salah satunya, sebenarnya banyak pekerjaan yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang mau berusaha untuk bekerja karena di Aceh ini begitu banyak lahan yang bisa dijadikan sebagai salah satu sarana untuk mencari penghidupan. Di daerah-daerah kecil misalnya untuk memenuhi kehidupan mereka bisa memenuhinya tanpa harus ada pekerjaan yang cukup mamadai, seperti dengan memancing ikan di sungai-sungai dan memetik sayuran di semak belukar untuk keperluan makan sehari-hari. Tanah kosong di kelola menjadi taman sayuran, dan mengolah berbagai tumbuhan yang ada menjadi kerajinan atau suatu karya yang bernilai. Hanya saja kebanyakan dari masyarakat Aceh ini lebih menganggap sesuatu yang dinamakan pekerjaan yang menghasilkan dan terjamin itu adalah pegawai, dari situ timbullah perasaan malas untuk bekerja, apalagi bagi yang tidak mempunyai pendidikan mereka menganggap bahwasanya tidak ada pekerjaan yang cocok untuk mereka, karena untuk lulusan sarjana saja banyak yang menganggur di warung kopi, satu-satunya cara termudah dan tidak beresiko serta membutuhkan banyak tenaga untuk mendapat penghasilan ialah dengan mengharapkan belas kasihan dari orang lain. Karena dengan itu tanpa perlu bekerja keras pun mereka bisa mendapatkan penghasilan yang mungkin lebih dari cukup, sehingga sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka untuk meminta-minta dan mengharap belas kasihan dari orang lain. Apalagi di daerah Aceh banyak lembaga-lembaga yang memberikan bantuan bagi orang-orang seperti mereka. Bahkan adapun diantara mereka yang bisa dikategorikan sebagai orang yang tidak layak untuk menerima bantuan pun mengikutsertakan diri untuk bisa menerima bantuan. Orang-orang yang seperti ini biasanya selalu tidak pernah merasa cukup dengan apa yang telah diperoleh dan merasa percaya diri menerima bantuan yang tidak semestinya diterima. Saya pernah memperhatikan beberapa pengemis atau orang yang meminta-minta dengan cara yang beragam, salah satunya ada diantara mereka meninggalkan anaknya di mesjid raya yang biasanya selalu dikunjungi oleh banyak orang, yang mana anak tersebut duduk diam di atas kursi roda dengan memakai baju yang kumuh, rambut berantakan, menampung timba kecil sebagai tempat tampungan sedekah dari orang. Ketika sudah mendapatkan sedikit banyak uang, uang tersebut di simpan dalam kantong dan disisakan sedikit, dan uang yang ditinggalkan di dalam timba tersebut ialah uang recehan agar terlihat seperti baru datang atau belum ramai yang memberikan sumbangan padanya. Apabila waktu ashar tiba, Ibunya datang dengan pakaian yang lumayan bagus dan menggunakan cadar untuk memeriksa pendapatan yang sudah di dapatkan oleh anaknya. Apabila pendapatan yang didapat masih terlalu sedikit atau kurang dari biasanya, Ibunya salat ashar dan duduk berdzikir bersama para jamaah lain sambil menunggu mendapatkan sedikit tambahan sumbangan lagi. Setelah itu Ibunya pergi membawa anaknya pulang sambil mengomeli anaknya karena pendapatan yang di dapat kurang dari biasanya. Ada juga pengemis yang berkeliaran disekitar kampus UIN Ar-raniry yang mana pengemis wanita itu mempunyai ciri-ciri badan yang gemuk dengan pakaian dasternya yang sudah mulai kelihatan usang membawa 2 orang anak, salah satunya berumur sekitar 9 tahun dengan pakaian dan rambut yang berantakan memegangi timba dan baju Ibunya, satunya lagi bayi berumur sekitar 8 bulan yang hanya menggunakan baju tanpa lengan digendong dengan menggunakan kain panjang. Mereka menghampiri para mahasiswa yang sedang duduk-duduk sambil mengerjakan tugas di Fathun Qarib atau di depan museum dan kadang-kadang di fakultas Dakwah sambil menampung timba kecil tanpa berkata apa-apa, jika sudah diberi sedekah pun bahkan mereka tidak mengucapkan terimakasih atau alhamdulillah. Dan saya juga pernah menemukan anak laki-laki di depan Mesjid raya ketika menjenguk adik dan anggota sekolahnya yang sedang beristirahat disana, mereka berumur sekitar 5 dan 3 tahun memilih botol minuman dan kadang merebut botol minuman yang sedang diminum oleh orang-orang yang duduk disekitarnya, dan pernah juga dia merebut uang yang sedang dipegang oleh orang yang sedang duduk tersebut. Ketika mereka diberi makanan oleh orang, saya terharu melihat mereka yang masih kecil membagi makanan dan menyuapi adiknya makan, sang adik pun membukakan minuman dan menyuapinya kepada si abang. Setelah makan mereka tidak bermain ataupun duduk, mereka langsung kembali mengumpulkan botol bekas dan bahkan bekas batok kelapa pun dipungutnya dan dimasukkan kedalam karung. Penampilannya tidak terlalu kumuh, dan memakai pakaian yang rapi dengan baju kaos dan celana panjang, dan adiknya hanya mengenakan baju kaos yang besar dengan celana pendek yang longgar. Ketika ditanyakan kepada mereka siapa yang menyuruh mereka melakukan itu, mereka menjawab bahwa mereka disuruh oleh Ayahnya, anak yang malang. Tapi setidaknya dengan melihat mereka, para peminta-minta yang mempunyai anggota tubuh yang lengkap merasa malu terhadap anak-anak tersebut. Mereka lebih memilih berkeliaran mengumpulkan botol bekas dari pada harus duduk dan menadahkan tangan mengharap belas kasihan dari orang lain.”